Video Parody Jokowi Terbaru

August 28, 2012

in Bisnis, Politik

videoAda-ada saja ulah para relawan Jakarta Baru Jokowi ini ulah yang mengundang decak kagum karena di nilai amat kreatif, inovative, modern, sehat dan mampu menciptakan brand image yang sangat positif untuk kelangsungan pencalonan Jokowi dan basuki untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta priode mendatang.

Pencitraan yang cendrung terkesan natural, ikhlas dan apa adanya ini lebih berhasil dari pada pencitraan negatif mengusung isu-isu SARA yang di lakukan oleh pihak-pihak yang ingin menjatuhkan lawan politik. Relawan ini bekerja atas dasar keinginan memiliki pemimpin yang merakyat yang terjun langsung ke masyarakat lapisan bawah dan atas yang terdiri dari berbagai suku, agama dan golongan dan yang paling penting dari itu semua adalah relawan ini tidak mendapatkan bayaran normatif benar atau tidak demikian kita tidak tahu secara detail.

Video Parody Jokowi Terbaru

Saat ini telah dapat anda saksikan melalui youtube.com sebuah video parody tentang Jokowi terbaru yang di buat oleh tim relawan pemenangan pasangan calon Gubernur Joko – Widodo yang bisa anda saksikan di:

Video tersebut di unggah pertanggal 25 Agustus 2012 hingga saat tulisan ini kami buat telah di saksikan lebih dari 250.000 orang sebuah pencapaian yang sangat fenomenal bagi sebuah video lokal dan kini tengah menjadi trendcenter di berbagai social media seperti facebook dan twitter dua buah situs social media terbesar di dunia.

Di dalam video musik berdurasi kurang lebih 2 menit itu di ceritakan 2 isu utama kota Jakarta yakni Kemacetan dan Pelayanan Publik dalam hal ini pembuatan KTP. Di dalam video Jokowi tersebut juga disisipi kritik-kritik seperti:

  1. Pungutan liar
  2. Korupsi
  3. Banjir

3 hal utama yang kadang terang-terangan yang mungkin di lakukan oleh segelintir oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di lingkungan pemerintahan DKI Jakarta meskipun pada prakteknya hal demikian itu dapat terjadi pulau di Solo dan daerah lainnya.

Timbul pertanyaan apa gebrakan positif, sehat, kreatif, inovative, mendidik dan mengundang empati dari tim sukses Foke? NOL besar demikian yang kami rasakan saat ini padahal hari H pencoblosan semakin dekat. Bukannya hal yang positif, sehat, kreatif, inovative, mendidik dan mengundang empati malah justru yang beredar di masyarakat adalah kebalikannya karena isu Black Campaign, SARA, Sombong, Beringas, Elitis yang di rasakan oleh masyarakat kota Jakarta jauh dari nilai-nilai positif apakah ini gerangan bukti jika Foke tidak di dukung secara ikhlas mengingat Foke di dukung partai-partai yang notabene menyimpan agenda tersendiri.

Politik adalah ilmu untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan sesuatu itu bisa berupa kekuasaan, materi dan lain sebagainya.

Tidak ada kata baku di dalam politik yang ada hanyalah kepentingan dan kekuasaan (politik dagang sapi) di dalam ilmu matematika 1 + 1 = 2 tapi tidak di dalam politik karena di dalam ilmu politik 1 + 1 hasilnya bisa 3, bisa 4, bisa 5 tergantung bargaining  “apa yang akan saya dapat kalau saya menjawab 1 + 1 = 5?”  meskipun pihak yang mengatakan 1 + 1 = 5 itu adalah sebuah partai yang berjuang atas nama agama, atas nama Tuhan atas nama Nabi dan berlandaskan kitab suci. Itulah politik dan itulah kalau Agama dan Tuhan di jadikan komoditas politik di jadikan alat untuk mendapatkan kekuasaan NAUDZUBILAHIMINDZALIK” lain cerita jika kemudian kekuasaan di jadikan sarana untuk ibadah tapi sampai sejauh ini belum ada partai politik demikian di muka bumi Indonesia ini. Benar atau tidak Wallahualam.

Previous post:

Next post: